Parenting ParentingCerita, tips, dan rekomendasi yang dipersiapkan dengan rapi.
parenting

Parenting Sehari-hari: Menemukan Keseimbangan untuk Ibu Bekerja di Subulussalamkota

Tip parenting sehari-hari untuk ibu bekerja di Subulussalamkota: strategi sederhana mengatur waktu, mengelola energi, dan tetap dekat dengan anak.

23 Apr 2026 · 2 menit baca · oleh Erina Sutanto
Parenting Sehari-hari: Menemukan Keseimbangan untuk Ibu Bekerja di Subulussalamkota

Pagi itu saya berdiri di dapur sambil nyiapin bekal si kecil. Jam masih setengah enam. Kopi hitam di tangan kiri, toples biskuit di tangan kanan. Sebagai ibu bekerja di Subulussalamkota, rutinitas kayak gini udah jadi nafas saya. Lima tahun ngeblog, saya belajar satu hal: parenting sehari-hari bukan soal sempurna, tapi konsisten.

Strategi Sederhana untuk Ibu Bekerja

Keseimbangan antara kerja dan ngurus anak gak datang sendiri. Saya terapin dua prinsip: prioritas yang jelas dan momen kecil yang bermakna. Pertama, saya buat daftar tugas rumah tangga versi minimalis. Cuci baju bisa nunggu, waktu main sama anak gak. Kedua, saya pake prinsip quality time meski cuma lima belas menit. Bacain cerita sambil nyuapin MPASI jadi salah satu cara favorit.

Saya juga belajar nolak undangan rapat yang gak mendesak. Energi saya terbatas. Pas anak mulai tantrum di sore hari, saya tarik napas dan duduk di lantai bareng dia. Gak perlu solusi instan, cukup kehadiran. Menurut panduan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, respon tenang orangtua justru bantu anak ngatur emosinya.

Masalah lain adalah rasa bersalah. Saya sering mikir, “Apakah waktu saya cukup?” Trus saya inget pesan temen: anak gak butuh ibu yang sempurna, tapi ibu yang hadir. Saya mulai nulis jurnal kecil tentang kebiasaan baik kami setiap minggu. Ini bantu saya liat bahwa bonding tetap terjaga meski kerja sampe sore.

Kadang saya bawa anak ke taman dekat rumah abis pulang kerja. Cuma duduk di bangku, liatin dia main tanah. Gak ada layar, gak ada target. Momen ini ngingetin saya bahwa parenting itu perjalanan, bukan perlombaan. Saya berhenti bandingin sama keluarga lain. Cukup fokus tumbuh kembang anak saya sendiri.

Ibu bekerja menemani anak bermain di taman Subulussalamkota

Penutup artikel bukan titik akhir, tapi jeda. Kayak hari-hari saya yang terus muter antara rapat dan dongeng, antara deadline dan pelukan. Keseimbangan gak pernah tetap, tapi selama saya terus menyesuaiin dan tetep deket sama anak, parenting sehari-hari jadi cerita yang layak dijalanin.

Tag: #parenting #ibu bekerja #work-life balance #Subulussalamkota