Parenting ParentingCerita, tips, dan rekomendasi yang dipersiapkan dengan rapi.
parenting

Parenting Sehari-hari: Menemukan Keseimbangan untuk Ibu Bekerja di Subulussalamkota

Tip parenting sehari-hari untuk ibu bekerja di Subulussalamkota: strategi sederhana mengatur waktu, mengelola energi, dan tetap dekat dengan anak.

17 Mar 2026 · 2 menit baca · oleh Redaksi Parenting
Parenting Sehari-hari: Menemukan Keseimbangan untuk Ibu Bekerja di Subulussalamkota

Pagi itu saya berdiri di dapur sambil menyiapkan bekal untuk si kecil. Waktu menunjukkan pukul setengah enam. Kopi hitam di tangan kiri, toples biskuit di tangan kanan. Sebagai ibu bekerja di Subulussalamkota, rutinitas seperti ini sudah jadi nafas saya. Lima tahun menjadi penulis blog, saya belajar satu hal: parenting sehari-hari bukan soal sempurna, melainkan konsisten.

Strategi Sederhana untuk Ibu Bekerja

Keseimbangan antara pekerjaan dan pengasuhan tidak datang sendiri. Saya menerapkan dua prinsip: prioritas yang jelas dan momen kecil yang bermakna. Pertama, saya buat daftar tugas rumah tangga versi minimalis. Cuci baju bisa menunggu, waktu bermain dengan anak tidak. Kedua, saya gunakan prinsip quality time meski hanya lima belas menit. Membacakan cerita sambil menyuapi MPASI adalah salah satu cara favorit saya Bagian yang belum sempat saya tulis ada di parenting.

Saya juga belajar menolak undangan rapat yang tidak mendesak. Energi saya terbatas. Ketika anak mulai tantrum di sore hari, saya tarik napas dan duduk di lantai bersamanya. Tidak perlu solusi instan, cukup kehadiran. Menurut panduan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, respons tenang orangtua justru membantu anak mengatur emosinya.

Masalah lain adalah rasa bersalah. Saya sering berpikir, “Apakah waktu saya cukup?” Lalu saya ingat pesan seorang teman: anak tidak membutuhkan ibu yang sempurna, melainkan ibu yang hadir. Saya mulai menulis jurnal kecil tentang kebiasaan baik kami setiap minggu. Ini membantu saya melihat bahwa bonding tetap terjaga meski saya bekerja hingga sore.

Kadang saya membawa anak ke taman dekat rumah setelah pulang kerja. Hanya duduk di bangku, melihatnya bermain tanah. Tidak ada layar, tidak ada target. Momen ini mengingatkan saya bahwa parenting adalah perjalanan, bukan perlombaan. Saya berhenti membandingkan dengan keluarga lain. Cukup fokus pada tumbuh kembang anak saya sendiri.

Ibu bekerja menemani anak bermain di taman Subulussalamkota

Penutup artikel bukanlah titik akhir, melainkan jeda. Seperti hari-hari saya yang terus berputar antara rapat dan dongeng, antara deadline dan pelukan. Keseimbangan tidak pernah tetap, tapi selama saya terus menyesuaikan dan tetap dekat dengan anak, parenting sehari-hari menjadi cerita yang layak dijalani.

Selengkapnya di: sumber resmi

Tag: #parenting #ibu bekerja #work-life balance #Subulussalamkota